Home Start Back Next End
  
27
2.5.2.2 Perkembangan
emosi pada
anak
usia dini
Manusia
mengalami
proses perkembangan
dan pertumbuhan
sepanjang
hidupnya.
Perubahan-perubahan
dalam perkembangan
merupakan
hasil
interaksi  
dari   proses   biologis,   kognitif  
dan   sosioemosional.  
Proses
biologis 
meliputi 
perubahan 
pada 
pemikiran, 
inteligensi, 
dan 
bahasa.
Pada
proses
sosioemosional
meliputi
perubahan
pada
relasi
dengan
orang
lain, dan
perubahan
pada emosi.
Perubahan 
dalam 
proses
sosioemosional 
adalah 
perubahan 
pada  emosi
anak.
Emosi
adalah
bahasa
pertama
yang
digunakan
oleh
anak untuk
berkomunikasi  
dengan 
orang 
tua 
nya 
sebelum 
anak 
dapat 
berbicara
dengan
baik.
Emosi
didefinisikan
sebagai
perasaan
yang
melibatkan
suatu
campuran
antara
gejolak fisiologis
dan
perilaku yang
tampak.
Fungsi utama
emosi
pada perkembangan  anak yaitu :
I.
penyesuaian
diai
terhadap
kelangsungan
hidup
2. 
pengaturan
auat regulasi
3. 
komunikasi
Pada
anak
usia
dini,
anak
mulai
belajar
untuk
mengenali
emosinya.
Anak
usia
dini, dapat
membicarakan
perasaan
mereka.
Namun,
mereka
masih
belum
dapat
memahami
secara
utuh
terhadap
beberapa emosi
yang
berhubungan 
langsung 
dengan  dirinya
sendiri.  Berkaitan  dengan
emosi,
anak-anak
mulai
memiliki
bermacam-macam
ketakutan
atau kecemasan.
Contohnya 
adalah 
rasa  takut 
ditinggalkan, 
rasa  takut  terhadap 
mimpi
buruk atau rasa takut terhadap
kegelapan.
Pada
tahap 
ini,
anak-anak 
memiliki 
kemampuan 
untuk
membayangkan.
Hal
ini
dapat
terjadi
dengan
baik jika
anak
didorong
untuk
berimajinasi,
memunculkan
ide-ide
baru
karena
rasa
ingin
tahu
yang
sangat
tinggi.
Dan
pada
tahap
ini
lah,
anak-anak
biasanya
memahami
diri
dari
sudut
pandang
fisik.
Mereka
membedakan
diri
mereka
sendiri
dengan
orang
lain
melalu
perbedaak
fisik
dan
atribut-atribut
material.
Mereka
menyebutkan
ciri-ciri
fisik seperti, rambut
keriting,
berkulit
hitam dan
berkaca-mata.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter