|
21
proses yang panjang dan kompleks, mulai dari mengkaji apa saja, syarat
syarat penggunaan yang dikehendaki oleh pemilik proyek atau pemesan
produk, menjabarkan persyaratan tersebut menjadi criteria dan spesifikasi,
serta menuangkannya menjadi gambar gambar instalasi atau produksi. Juga
termasuk
menganalisis sumber daya serta jadwal, sampai kepada
merencanakan dan mengendalikan aspek mutu pada tahap implementasi atau
produk
2.3 Jaringan Kerja
2.3.1 Sejarah Perkembangan
Metode jaringan kerja diperkenalkan menjelang akhir dekade 1950-an oleh
suatu tim engineer
dan ahli matematika dari perusahaan Du-Pont bekerja sama
dengan Rand Corporation, dalam usaha mengembangkan suatu sistem kontrol
manajemen. Sistem ini dimaksudkan untuk merencanakan dan mengendalikan
sejumlah besar kegiatan yang memiliki hubungan ketergantungan yang kompleks
dalam masalah desain
engineering, konstruksi dan pemeliharaan. Usaha
usaha
ditekankan untuk mencari metode yang dapat meminimalkan biaya, dalam
hubungannya dengan kurun waktu penyelesaian suatu kegiatan. Sistem tersebut
kemudian dikenal sebagai metode jalur kritis (Critical Path Method -
CPM).
Pada
waktu yang hampir bersamaan, secara terpisah dinas angkatan laut Amerika Serikat
mengembangkan pula sistem kontrol manajemen dalam rangka mengelola proyek
pembuatan peluru kendali Polaris. Proyek ini melibatkan ribuan konsultan desain
engineering, subkontraktor, supplier dan berbagai jawatan pemerintah dan sosial.
|