|
68
didasarkan pada ciri-ciri variabel tersebut
(Cooper
dan
Emory, 1996,
p39). Ada lima macam
variabel yaitu:
1.
Variabel
independen. Variabel
ini
sering
disebut sebagai
variabel
stimulus, predictor,
antecedent. Merupakan
variabel
yang
mempengaruhi
atau
yang
menjadi
sebab
perubahannya atau timbulnya variabel dependen (Sugiyono, 2004, p33). Pengaruh
yang
diberikan
dapat
memberi efek
yang
positif
atau
negative
terhadap
variabel
dependen
(Sekaran, 2003, p89).
2.
Variabel dependen. Variabel ini
sering disebut sebagai variabel output, kriteria,
konsekuensi.
Merupakan
variabel
yang dipengaruhi
atau
yang
menjadi,
karena
adanya
variabel independen (Sugiyono, 2004, p33). Variabel dependen merupakan yang menjadi
minat
bagi
peneliti
untuk
diteliti,
dan
menjadi
tujuan
dari
penelitian
(Sekaran,
2003,
p88).
3.
Variabel
moderator.
Merupakan
variabel yang mempengaruhi
(memperkuat
dan
memperlemah)
hubungan
antara
variabel
independen
dengan
dependen.
Variabel
ini
juga
disebut
sebagai
variabel
indenpen kedua
(Sugiyono,
2004,
p33)
karena
diduga
mempunyai
dampak yang berarti terhadap hubungan variabel independen dan dependen
(Cooper
dan Emory,
1996,
p40), sehingga peneliti
sering
menghadirkannya
untuk
mengetahui apakah
variabel
tersebut
mengubah
hubungan
antara
variabel
independen
dengan variabel dependennya (Sarwono, 2007, p39).
4. Variabel
kontrol.
Variabel
kontrol
atau
disebut
juga
variabel
extraneous, Merupakan
variabel yang jumlahnya hampir tak terbatas yang mungkin saja berpengaruh pada suatu
hubungan
tertentu (Cooper dan Emory, 1996, p41) sehingga pengaruhnya selalu
berusaha diabaikan, dinetralkan atau dihilangkan oleh peneliti (Cooper dan Emory, 1996,
p41; Sarwono, 2007, p39).
|