|
27
Menurut
Kartono
(2006, p27)
gaya
kepemimpinan sebagai suatu
pola
perilaku
manajemen profesional
yang
dirancang
untuk
memadukan
minat
dan
usaha
pribadi
serta
organisasi untuk mencapai tujuan, ada tiga macam kepemimpinan:
1.
Kepemimpinan Authoritarian (Authocratic)
Pemimpin mengutamakan kekuatan dari posisi formalnya:
a)
Kurang memperhatikan kebutuhan bawahan
b)
Lebih menciptakan penyelesaian tugas
c) Semua aktivitas ditentukan oleh atasan
d)
Komunikasi hanya satu arah yatu kebawah saja
2.
Kepemimpinan Partisipaty (Democratie)
a)
Melibatkan bawahan dalam perencanaan / pengambilan keputusan
b)
Lebih memperhatikan kepada bawahan untuk mencapai tujuan organisasi
c) Menekankan dua hal yaitu bawahan dan tugas
3.
Kepemimpinan Laissez-faire
Merupakan kebalikan dari gaya kepemimpinan yang pertama:
a)
Disini pemimpin membiarkan bawahannya untuk mengatur dirinya sendiri
b)
Manajer hanya menetukan kebijaksanaan dan tujuan umum
c) Bawahan
dapat
mengambil
keputusan
yang
relevan
dan
mencapai
tujuan
dalam
segala hal yang mereka anggap cocok.
Menurut
W.J
Reddin
dalam
artikelnya
What
Kind
Of
Manager,
dan
dikutip
oleh
Wahjosumidjo (Dept.P&K, Pusat Pendidikan dan Latihan Pegawai,1982) sebagaimana
dikutip oleh
Kartini
Kartono (2006, p34), menentukan watak
dan
tipe
pemimpin atas
tiga pola dasar yaitu:
Berorientasi pada tugas (task orientation)
Berorientasi hubungan kerja (relationship orientation)
|