![]() 18
Gambar 2.12 Jaringan Syaraf Tiruan Sigmoid Bipolar
Sumber: Neuro-Fuzzy Integrasi Sistem Fuzzy & Jaringan Syaraf, 2010
2.2.4 Algoritma Pembelajaran
Salah
satu
bagian
terpenting dari
konsep
jaringan
syaraf
tiruan
adalah
proses
pembelajaran.
Tujuan
utama
dari
proses
ini
adalah
melakukan
pengaturan
terhadap
bobot-bobot yang ada pada jaringan syaraf, hingga didapat bobot akhir
yang tepat sesuai
dengan
pola
data
yang
dilatih.
Selama
proses
pembelajaran,
akan
terjadi
perbaikan
bobot-bobot berdasarkan algoritma
tertentu.
Nilai
bobot
akan
bertambah
jika
informasi
yang diberikan ke
neuron
yang bersangkutan tersampaikan. Begitu pula
sebaliknya, jika
informasi
tidak
disampaikan oleh
suatu
neuron
ke
neuron
yang
lain,
maka
nilai
bobot
yang
menghubungkan keduanya akan dikurangi. Pada saat pembelajaran dilakukan pada
input
yang berbeda, nilai bobot akan diubah secara dinamis
hingga
mencapai nilai
yang
cukup seimbang.
Apabila
nilai
ini telah tercapai,
berarti tiap-tiap
input telah
berhubungan dengan output yang diharapkan.
Pada
dasarnya
ada
dua
metode
pembelajaran, yaitu
metode
pembelajaran
terawasi
(supervised
learning)
dan
metode
pembelajaran yang
tidak
terawasi
(unsupervised
learning).
|