Home Start Back Next End
  
33
pengguna. Cara yang lebih efektif adalah dengan membuat program sedemikian rupa
sehingga kemungkinan terjadi kesalahan diminimalisir atau ditiadakan.
2.6
Teori Perancangan Software
2.6.1
Rekayasa Piranti Lunak
Rekayasa Piranti
Lunak (Software
Development)
adalah
suatu disiplin
ilmu
yang
membahas semua
aspek
produksi
perangkat
lunak,
mulai
dari
tahap
awal
yaitu
analisis
kebutuhan
pengguna,
menentukan spesifikasi
dari
kebutuhan
pengguna,
disain,
pengkodean, pengujian
sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan. (O’Brien, 1999).
Istilah
ini
juga
mengacu
kepada
pengkodean
dan
pemeliharaan source
code
sebuah
program,
namun
dengan
cakupan
yang
lebih
luas,
yaitu
mengikutsertakan
semua
hal
yang terlibat
mulai dari tahapan konsep program
yang
ingin dibuat, sampai kepada tahap
manifestasi program
tersebut
dengan
proses
yang
terencana
dan
terstruktur. Istilah
Software
development
dapat
meliputi
penelitian,
pengembangan,
pembuatan
prototipe,
modifikasi, pemakaian ulang, pengkodean ulang, pemeliharaan, atau semua aktivitas lain
yang
menghasilkan produk
piranti
lunak.
Pembuatan
piranti
lunak
dilakukan
untuk
bermacam-macam tujuan.
Tiga
tujuan
yang
paling
umum
adalah
memenuhi
kriteria
spesifik
yang
diperlukan
untuk
keperluan
bisnis/pelanggan, agar
piranti
lunak
tersebut
dapat 
memenuhi 
kebutuhan 
pengguna 
potensial 
(potential
user),
dan 
penggunaan
pribadi.
Software
development
process
(proses
pembuatan software)
adalah
sebuah
struktur
yang
menekankan pada
pembuatan
sebuah produk
piranti
lunak.
Ada
beberapa
model
yang dipakai
untuk proses tersebut,
yang
masing-masing
menjelaskan pendekatan
kepada tugas atau aktivitas yang dilakukan dalam proses tersebut.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter