|
34
e.
Jika mereka memegang kendali mengenai apa dan kapan mereka bisa membeli produk
e. Kekuatan tawar-menawar pemasok (bargaining power of supplier)
Menurut David (2009, p150) daya tawar pemasok mempengaruhi intensitas
persaingan di suatu industry khususnya ketika terdapat sejumlah besar pemasok, atau ketika
hanya terdapat sedikit bahan mentah pengganti yang bagus, atau ketika biaya peralihan ke
bahan mentah lain sangat tinggi.
2.2.10
Matriks SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat)
Menurut Rangkuti ( 2006, p18-19), analisis SWOT adalah identifikasi berbagai
faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini dilakukan pada
logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang dan secara bersamaan dapat
meminimalkan kelemahan dan ancaman. Jadi, analisis SWOT membandingkan antara
faktor eksternal peluang dan ancaman dengan faktor internal kekuatan dan kelemahan.
Analisis ini terbagi atas 4 komponen dasar, yaitu :
S : Strength, merupakan kekuatan dari organisasi.
W: Weakness, merupakan kelemahan dari organisasi.
O: Opportunity, merupakan peluang dari luar organisasi da memberikan peluang
kepada organisasi untuk berkembang dimasa mendatang.
T: Threat, merupakan ancaman dari luar bagi organisasi dan dapat mengancam
eksistensi organisasi dimasa mendatang.
|