|
20
lain yang lebih bersifat mewakili. Tokoh netral adalah tokoh cerita yang
bereksistensi demi cerita itu sendiri. Ia benar-benar merupaka tokoh imajiner
yang hanya hidup dan bereksistensi dalam dunia fiksi. Ia hadir (atau dihadirkan)
semata-mata demi cerita, atau bahkan dialah sebenarnya yang empunya cerita,
pelaku cerita, dan yang diceritakan.
2.3.2
Teknik Pelukisan Tokoh
Nurgiyantoro (2010, hal.194) mengatakan bahwa teknik pelukisan tokoh bertujuan
untuk melukiskan sifat, sikap, watak, tingkah laku, dan berbagai hal lain yang
berhubungan dengan jati diri tokoh. Di dalam melukiskan tokoh, ada dua teknik yang
dapat digunakan, yaitu teknik ekspositori (penjelasan), dan teknik dramatik.
Namun
dalam penelitian ini, penulis hanya menggunakan teknik dramatik saja.
2.3.2.1 Teknik Pelukisan Tokoh Secara Dramatik
Penampilan tokoh cerita dalam teknik dramatik dilakukan dengan cara tidak
langsung, yang berarti pengarang tidak mendeskripsikan secara eksplisit sifat serta
tingkah laku tokoh. Pengarang membiarkan para tokoh cerita untuk menunjukkan
kediriannya sendiri melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, baik secara verbal lewat
kata-kata, maupun non verbal lewat tindakan atau tingkah laku, dan juga melalui
peristiwa yang terjadi (Nurgiyantoro, 2010, hal.198).
Dalam melukiskan tokoh secara
dramatik, ada delapan teknik yang bisa digunakan yaitu, teknik cakapan, teknik tingkah
laku, teknik pikiran dan perasaan, teknik arus kesadaran, teknik reaksi tokoh, teknik
|