|
12
Dalam proses perubahan sikap, ada dua faktor yang menjadi penyebabnya, yaitu:
1.
Faktor intern : yaitu faktor yang terdapat dalam diri manusia itu sendiri. Faktor ini
berupa selectivity
atau daya pilih seseorang untuk menerima dan mengolah
pengaruh-pengaruh yang datang dari luar. Misalnya seperti kasus vitamin C yang
sebelumnya. Seseorang telah mengetahui mengenai manfaat vitamin C untuk tubuh.
Namun orang tersebut memiliki daya pilih dalam dirinya sendiri untuk mengambil
sikap positif, dengan mengkonsumsi vitamin C, atau mengambil sikap sebaliknya.
2.
Faktor ekstern : yaitu faktor yang terdapat diluar pribadi manusia, yang berupa
interaksi sosial diluar kelompok. (Ahmadi, 1991, hal.157-158)
Menurut Gerungan (2004, hal.168), contoh dari faktor-faktor eksternal itu adalah:
a.
Adanya interaksi kelompok, dimana terdapat hubungan timbal-balik yang
langsung antara manusia.
b. Karena komunikasi, dimana terdapat pengaruh-pengaruh (hubungan) langsung
dari satu pihak saja.
2.1.2.1 Pendekatan Perubahan Sikap Berdasarkan Teori-Teori dari Marat
Selain teori-teori di atas, penulis juga menggunakan teori pendekatan perubahan
sikap dari Marat dalam Handayani (2007, hal.15-17). Berikut ini adalah penjelasan dari
teori-teori Marat :
1.
Teori Stimulus-Respons dan Reinforcement (penguatan)
Teori ini beranggapan bahwa tingkah laku sosial dapat dimengerti melalui
suatu analisa stimuli yang diberikan dan dapat mempengaruhi reaksi yang
spesifik yang didukung oleh hukuman maupun penghargaan sesuai reaksi yang
|