|
14
3.
Teori Fungsional
Dasar dari teori fungsional adalah bahwa perubahan sikap dari seseorang
tergantung dari kebutuhan. Pendekatan dari teori ini bersifat phenomenologist,
yang berarti bahwa stimulus yang diberikan dapat dimengerti sesuai konteks
kebutuhan individu.
Teori fungsi ini beranggapan bahwa sikap memiliki suatu fungsi untuk
menghadapi dunia luar agar individu senantiasa menyesuaikan dengan
lingkungan menurut kebutuhannya. Sehingga terus menerus terlihat perubahan
sikap dan tingkah laku.
Dalam perubahan sikap, ada tiga proses asas yang terlibat, yaitu: a. kepatuhan, b.
identifikasi, c. pembatinan. Dalam banyak perubahan sikap, proses pembatinan
merupakan kaedah yang dapat mengubah tingkah laku.
Semua teori membahas bahwa lingkungan sosial yang menentukan sikap tersebut.
Dalam hal ini, perhatian khususnya diarahkan kepada komunikasi sebagai determinan
dari perubahan sikap. Dalam pengertian ini telah menjadi konsep tradisional dari pada
pembahasan sikap dimana masalah komunikasi dan interaksi sosial merupakan faktor
penentu dari pada perubahan sikap.
Perubahan sikap merupakan hasil dari komunikasi sosial yang sebenarnya
merupakan proses dari informasi. Di dalam komunikasi sosial yang merupakan sumber
dari pesan tersebut adalah manusia. Sedangkan berita yang akan disampaikan
merupakan satu materi yang dinyatakan. Efek daripada berita tersebut terlihat dari
|