|
39
ingat program magazine
bukan majalah cetak, melainkan majalah udara audi ovisual.
Kalau dalam majalah cetak dua-tiga foto cukup sebagai ilustrasi-ilustrasi, kalau dalam
program magazine seluruhnya berupa gambar (Wibowo, 2009).
Sajian program magazine
di antarkan oleh satu atau dua presenter (penyaji) yang
sekaligus menjadi link (penghubung) antara rubrik yang satu ke rubrik yang lain. Penyaji
akan lebih bagus kalau di pilih mereka yang cukup mengenal bidang bahasan. Program
magazine
bukan siaran berita. Oleh karena itu, gaya sajian, penampilan, dan kostum
penyaji juga harus menyesuaikan dengan spesifikasi program itu (Wibowo, 2009).
Program magazine
bukan hanya menyorot satu pokok permasalahan, melainkan
membahas satu bidang kehidupan, seperti wanita, film, pendidikan, otomotif, dan musik
yang di tampilkan dalam rubrik-rubrik tetap dan di sajikan lewat berbagai format. Dalam
program magazine
acara otomotif misalnya, disana ditampilkan rubrik-rubrik otomotif
yang menarik untuk di tonton dan menjadi informasi bagi masyarakat tentang adanya
mobil atau motor keluaran terbaru, komunitas-komunitas otomotif yang unik, rubrik
modifikasi juga kontes kendaraan bermotor dan kegiatan-kegiatan yang berbau otomotif
lainnya.
Banyak kemungkinan yang dapat dibuat dengan program magazine. Magazine dan
feature merupakan dua format program yang sangat kaya dan sungguh bercorak audio
visual, yaitu cepat, bervariasi, kaya, mondalam, dan menarik. Oleh karena itu, program
tersebut sebenarnya menarik minat banyak penonton sekaligus bermanfaat. Namun,
memproduksi program semacam ini dengan hasil maksimal cukup mahal dan tidak
gampang (Wibowo, 2009).
|