|
22
pengarah acara, bagian make up, floor manager, dan lain-lain. Selain itu,
peralatan yang digunakan lebih banyak serta dana yang di perlukan lebih besar.
2.
Pesan bersifat umum
Komunikasi massa itu bersifat terbuka, artinya komunikasi massa itu
ditujukan untuk semua orang dan tidak ditujukan unutk sekelompok orang
tertentu. Oleh karenanya, pesan komunikasi massa bersifat umum. Pesan
komunikasi massa dapat berupa fakta, peristiwa atau opini. Pesan komunikasi
massa yang dikemas dalam bentuk apa pun harus memenuhi kriteria penting atau
menarik, atau penting sekaligus menarik, bagi sebagaian besar komunikan.
3.
Komunikannya Anonim dan Heterogen
Komunikan pada komunikasi massa bersifat anonim dan heterogen. Pada
komunikasi antarpesona, komunikator akan mengenal komunikannya,
mengetahui identitasnya, seperti; nama, pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal,
bahkan mungkin mengenal sikap dan perilakunya. Sedangkan dalam komunikasi
massa, komunikator tidak mengenal komunikan (anonim), karena komunikasinya
menggunakan media dan tidak tatap muka. Disamping anonim, komunikan
komunikasi massa adalah heterogen, karena terdiri dari berbagai lapisan
masyarakat yang berbeda, yang dapat dikelompokan berdasarkan faktor: usia,
jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, latar belakang budaya, agama, dan tingkat
ekonomi.
|