![]() 27
2.1.7
Storyboard
Menurut Dastbaz (2003, p134) Sebelum memulai, implementasi
sebuah prototype dan menampilkan visualisasi
merupakan langkah yang
baik bagi user interface agar mendapatkan respon timbal balik dari client
dan potential users. Dan metode yang paling kuat untuk dijalankan
adalah Storyboard
teknik. Digunakan pertama kali pada perusahaan
perfilman. Digunakan sebagai sketsa kasar yang dapat dijadikan contoh
untuk user agar dapat dinilai baik atau tidaknya sehingga dapat dijadikan
contoh dan dapat dijadikan batasan.
Menurut Vaughan (2008, p412), Story board dibuat untuk sebuah
display kecil hitam putih beresolusi rendah, diorganisasikan secara
berurutan, layar demi layar, dan masing-masing dibuat dengan catatan
desain dan spesifikasi sebelum rendering.
Gambar 2.5 Storyboard
(Sumber : Vaughan 2008, p413)
|