Home Start Back Next End
  
1
Jumlah pucuk daun kelapa sebanyak 17, melambangkan tanggal 17, sedangkan
jumlah butir mutiara sebanyak 8, melambangkan bulan 8 (agustus), dan pucuk
daun sagu sebanyak 45, melambangkan tahun 45 (1945). Kesemuanya itu
melambangkan hari yang sangat bersejarah, yaitu Proklamasi Kemerdekaan
Republik Indonesia, 17 Agustus 1945.
2.3.1.2. Sejarah
Pada dasarnya, sejarah Maluku dilatarbelakangi oleh kekayaan alamnya. Keadaan
geografis Maluku yang dilalui oleh kurang lebih 6.000 km ring api,
mengakibatkannya memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Selain itu dilalui oleh
garis Wallace, mengakibatkan flora dan fauna Maluku bercampuran antara Asia
dan Australia. Sejak zaman dahulu, Maluku dikenal sebagai daerah penghasil
rempah-rempah, yang sangat dibutuhkan oleh dunia, untuk menghangatkan badan,
bumbu dapur, mengawetkan makanan, dan lain-lain.
Bahkan kepulauan Maluku
sendiri dikenal sebagai The Spice Islands.
Aroma rempah-rempah ini tercium oleh kawasan Nusantara lainnya, seperti Jawa
dan Madura, dan bahkan sampai ke Tiongkok dan
Timur Tengah. Lalu, mereka
datang ke Maluku untuk melakukan perdagangan. Hingga akhirnya
rempah-
rempah Maluku sampai di tangan penduduk Eropa, melalui jalur sutra yang sangat
berbahaya yang membuat harga-nya menjadi sangat mahal.
Mengingat pentingnya rempah-rempah dalam kehidupan sehari-hari, bangsa Eropa
mulai mencari tahu di mana daerah tempat rempah-rempah itu berasal. Dari sinilah
sejarah eksplorasi dunia dimulai, di mana dalam perjalanan menuju Maluku,
beberapa bangsa mencoba membangun kolonialnya di belahan dunia yang
dilaluinya.
Bangsa Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang memulai perjalanan eksplorasi
tersebut. Mereka melalui jalur pelayaran timur, sehingga terdapat daerah-daerah
kolonial Portugis di jalur tersebut, seperti Brazil di Amerika, Angola di Afrika,
lalu beberapa kawasan di Asia, hingga akhirnya sampai di kepulauan Maluku.
Keberhasilan bangsa Portugis memacu bangsa-bangsa Eropa lain untuk mencari
sumber rempah-rempah tersebut.
Disusul oleh bangsa Spanyol yang melalui jalur
barat, sehingga ditemukan hampir seluruh kawasan Amerika Latin
merupakan
mantan kolonial Spanyol, lalu melalui Samudera Pasifik, menembus Filipina,
hingga akhirnya sampai di kepulauan Maluku.
Setelah itu, Belanda menyusul Spanyol, lalu mendirikan badan usaha pertama di
dunia, yakni
Vereenigde Oostindische Compagnie/ Perserikatan Perusahaan
Hindia Timur
(VOC), yang lambat laun berubah menjadi kolonialisme di seluruh
kepulauan Nusantara, selama lebih dari 300 tahun. Dalam era tersebut, bangsa
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter