![]() 8
2.2.2.2. Pembagian Pola Perjalanan Wisatawan
Pada dasarnya, pola perjalanan wisatawan dapat diklasifikasikan menjadi:
Tipe Pola Perjalanan
Klasifikasi
Allo-centric
Explorer
Bepergian atas keinginan mereka sendiri, berinteraksi
dengan masyarakat lokal, menggunakan fasilitas
pariwisata yang ada.
Menyukai hal-hal baru,
siap menghadapi risiko
petualangan
Drifter (Goes Native)
Memilih hidup dengan masyarakat lokal, waktu yang
lama, tidak memosisikan dirinya sebagai wisatawan
Psycho-centric
Organized Mass Tourism
Terorganisir dalam paket perjalanan, bersama-sama
dalam grup.
Tidak menyukai
lingkungan dan budaya
baru yang belum
dikenal.
Individual Mass Tourism
Melakukan perjalanan secara individual, namun dengan
satu tujuan destinasi yang sama.
Tabel 2.2.2.2. Sumber: Creative-Based Tourism, Dari Wisata Rekreatif Menuju Wisata Kreatif,
oleh Henky Hermantoro.
Di mana tipe wisatawan Allo-centric, lebih
didominasi oleh wisatawan yang
berasal dari negara-negara barat, yang menyukai perjalanan bersifat petualangan,
individu, bahkan sampai perjalanan ke daerah pedalaman. Sedangkan tipe Psycho-
centric, didominasi oleh wisatawan Asia yang lebih suka pergi berkelompok atau
ke tempat-tempat yang mereka rasa lebih nyaman secara lingkungan maupun
budaya.
Selain itu, dari kuesioner yang disebar oleh penulis, tipe Allo-centric
ini
juga digemari oleh calon wisatawan domestik yang berusia 15 24 tahun.
Berdasarkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh provinsi Maluku, penulis lebih
melihat kecenderungan pada tipe wisata Allo-centric. Di mana, wisatawan dalam
pengalaman berwisata alam, sejarah, relijius, sosial dan budaya.
|