Home Start Back Next End
  
9
2.2.2.3. Arah Pariwisata Global
Pada dasarnya
wacana-wacana pelestarian lingkungan, apresiasi terhadap budaya
lokal, dan sebagainya telah membentuk pola pikir pasar yang semula buying
product menjadi pola buying experience.
Demikian pula dengan sektor pariwisata, yang kemudian menjadikan pengalaman
tersebut penting dalam berwisata, bukan sebatas pengalaman fisik, namun juga
pengalaman emosional. Selain itu, isu-isu global yang mengerikan, seperti
perubahan iklim dan kemiskinan, berhasil mengubah sikap wisatawan untuk dapat
lebih peduli pada alam, dan masyarakat sekitar. Hal ini mengakibatkan,
terangkatnya wisata alam dan wisata budaya , karena cukup mendorong empati
wisatawan terhadap isu-isu tersebut, dan dapat meningkatkan pendapatan
masyarakat setempat,
sekaligus memelihara budaya, kesenian dan cara
hidup
masyarakat disekitarnya.
Lalu, karena dianggap sebagai sektor yang paling siap dari segi fasilitas, sarana
dan prasarana, maka pariwisata
dikembangkan dengan basis kerakyatan, dalam
suatu strategi pemberdayaan masyarakat yang disebut
community-based
tourism
development.
Di mana kesejahteraan masyarakat lokal menjadi tujuan akhir dari
pembangunan pariwisata tersebut, karena sumberdaya pariwisata adalah bagian
dari wilayah publik dan struktur sosial komunitas lokal.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter