|
Pada tahun yang sama Taman Bunga Nusantara mendirikan sebuah Jam
Raksasa yang didesain oleh oleh Hamana Yosuke, perancang dari Jepang yang
sekaligus juga perancang Taman Jepang. Jam taman berukuran besar dengan
diameter 10 meter merupakan jam yang memiliki keunikan tersendiri.
Keunikan dari jam adalah jam ini akan berdentang setiap setengah jam sekali
dengan lagu-lagu yang dikenal masyarakat, mulai pukul 09.30 pagi sampai
dengan 17.00 WIB. Di dalam area jam raksasa ini terdapat tanaman-tanaman
yang hampir sama dengan tanaman hias yang ada di Plaza.
Pada tahun berikutnya, Hamana Yosuke merancang Taman Jepang di
Taman Bunga Nusantara. Di taman ini terdapat beberapa bangunan khas Jepang
seperti rumah, jembatan dan kolam khas Jepang. Tanaman pertama kali yang
diletakkan di Taman Jepang adalah tanaman bonsai dan jenis tanaman perdu
lainnya seperti tanaman Herbras yang memiliki bunga yang cukup indah.
Dalam perkembangannya, pernah dicoba untuk menumbuhkan bunga sakura di
taman ini untuk menambah suasana Jepang. Namun, nampaknya usaha ini
kurang begitu memuaskan karena bunga sakura yang diharapkan bisa mekar di
taman ini tidak bisa diwujudkan, meski pohonnya tumbuh dan berdaun.
Pengembangan selanjutnya, Taman Air, yaitu taman yang menempatkan
tanaman-tanaman yang hidup air. Pada awalnya Taman air ditanami tanaman
air hias, tanaman lili air, bunga teratai, seroja dan cocor bebek. Seiring
perkembangannya, tahun 1996-1997 didatangkan beberapa jenis tanaman baru
dari Amerika Selatan. Tanaman-tanaman tersebut didapat dari hutan tropis di
Brazil yakni bunga
Giant Arum
yang bunganya menyerupai tanaman pisang
dan Teratai Raksasa.
Tanaman-tanaman selanjutnya yang dimiliki oleh Taman Bunga
Nusantara meliputi tanaman-tanaman yang diletakkan di Taman Gaya Bali dan
Mediterania yang dibangun pada awal 1995. Pada awalnya terdapat beberapa
pohon Kaktus yang diletakkan di Taman Mediterania dan beberapa tanaman
kamboja, bunga sepatu yang ditanam di Taman Gaya Bali. Kemudian
didatangkan tanaman-tanaman lain secara berangsur di tahun yang sama untuk
menambah koleksi bunga yang ada seperti Yucca
yang ditanam di Taman
Mediterania. Taman Mediterania merupakan taman display yang menampilkan
tanaman-tanaman yang hidup di kawasan yang kering atau tandus. Kemudian
tanaman belukar yang digunakan untuk menghias Taman Gaya Bali.
Pengembangan selanjutnya yang dilakukan oleh Taman Bunga Nusantara
pada tahun yang sama, 1995, Taman Palem. Taman Palem memiliki jenis
palem yang tumbuh di dalam maupun luar negeri. namun untuk mengurangi
pengeluaran yang di keluarkan setiap tahunnya oleh Taman Bunga Nusantara,
setiap jenis palem yang ditanam oleh pihak Taman Bunga Nusantara hanya satu
atau dua batang pohon yang ditanam dari satu jenis palem. Hal ini dimaksudkan
agar perawatan Tanaman Palem lebih ekonomis. Palem-palem yang
|