Home Start Back Next End
  
18
tahun 13 Februari 1775 dan Perjanjian Salatiga pada tahun 17 Maret 1757 dimana terjadi
konflik di antara Kerajaan Mataram. Jawa Tengah merupakan salah satu propinsi di
Indonesia dengan Semarang sebagai ibukota propinsi. Wilayah propinsi Jawa Tengah seluas
32.533 Km² atau hampir sebesar 25% dari luas Pulau Jawa. Sesuai dengan namanya, letak
Jawa Tengah adalah di tengah dari Pulau Jawa.
a.
Letak Geografis
Jawa Tengah terletak di 5
o
40' dan 8
o
30' Lintang Selatan dan antara 108
o
30' dan 111
o
30'
Bujur Timur (termasuk Pulau Karimunjawa). Dimana secara umum, letak Jawa Tengah
diapit oleh dua propinsi besar yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur.
Dari sebelah utara, Jawa Tengah berbatasan dengan Laut Jawa, di sebelah timur
berbatasan dengan Jawa Timur, disebelah barat berbatasan dengan Jawa Barat dan disebelah
selatan berbatasan dengan  Daerah Istimewa Jogjakarta dan Samudera Hindia.
b.
Keadaan Sosial
Masyarakat Jawa Tengah merupakan salah satu potret masyarakat yang masih
menganut adat istiadat yang kental. Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa yang paling
sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari selain Bahasa Indonesia. Hal ini tidak dapat
dipungkiri dimana secara historis, Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang menjadi
pusat kehidupan di masa kerajaan nusantara.
Corak religius masyarakat Jawa Tengah adalah multi-agama dimana selain agama-
agama yang diakui di Indonesia, sebagian masyarakat jawa Tengah menganut kepercayaan
atau yang lebih dikenal dengan nama kejawen.
2.6.1 Batik
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari
budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa
lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian,
sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai
ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter