|
4
2.2 Perjalanan Film Dokumenter
Film dokumenter tidak seperti halnya film fiksi (cerita) merupakan sebuah rekaman
peristiwa yang diambil dari kejadian yang nyata atau sungguh-sungguh terjadi. Definisi
dokumenter sendiri selalu berubah sejalan dengan perkembangan film dokumenter dari
masa ke masa. Sejak era film bisu, film dokumenter berkembang dari bentuk yang sederhana
menjadi semakin kompleks dengan jenis dan fungsi yang semakin bervariasi. Inovasi
teknologi kamera dan suara memiliki peran penting bagi perkembangan film dokumenter.
Sejak awalnya film dokumenter hanya mengacu pada produksi yang menggunakan format
film (seluloid) namun selanjutnya berkembang hingga kini menggunakan format video
(digital). Berikut adalah ulasan singkat mengenai perkembangan sejarah film dokumenter
dari masa ke masa.
a.
Era Film Bisu
Sejak awal ditemukannya sinema, para pembuat film di Amerika dan Perancis telah mencoba
mendokumentasikan apa saja yang ada di sekeliling mereka dengan alat hasil temuan
mereka. Merekam peristiwa sehari-hari yang terjadi di sekitar mereka, seperti para buruh
yang meninggalkan pabrik, kereta api yang masuk stasiun, buruh
bangunan yang bekerja,
dan lain sebagainya. Bentuknya masih sangat sederhana (hanya satu shot) dan durasinya pun
hanya beberapa detik saja. Film-film ini lebih sering diistilahkan actuality films. Beberapa
dekade kemudian sejalan dengan penyempurnaan teknologi kamera berkembang menjadi
film dokumentasi perjalanan atau ekspedisi, seperti South
(1919) yang mengisahkan
kegagalan sebuah ekspedisi ke Antartika.
|