Home Start Back Next End
  
7
pun makin meluas dan lebih khusus, seperti observasi sosial, ekspedisi dan eksplorasi,
liputan even penting, etnografi, seni dan budaya, dan lain sebagainya.
d.    Direct Cinema
Pada akhir 50-an hingga pertengahan 60-an perkembangan film dokumenter mengalami
perubahan besar. Dalam produksinya mulai menggunakan kamera yang lebih ringan dan
mobil, jumlah kru yang sedikit, serta penolakan terhadap konsep naskah dan struktur
tradisional. Mereka lebih spontan dalam merekam gambar (tanpa diatur), minim penggunaan
narasi dengan membiarkan obyeknya berbicara untuk mereka sendiri (interview). Pendekatan
ini dikenal dengan banyak istilah, seperti “candid” cinema, “uncontrolled” cinema, hingga
cinéma vérité
(di Perancis), namun secara umum dikenal dengan istilah Direct Cinema.
Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya hal
ini, yakni gerakan Neorealisme Italia
yang menyajikan keseharian yang realistik, inovasi teknologi kamera 16mm yang lebih kecil
dan ringan, inovasi perekam suara portable, serta pengisi acara televisi yang popularitasnya
semakin tinggi. Pendekatan Direct Cinema
terutama banyak digunakan animator
asal
Amerika, Kanada, dan Perancis.
Sejak pertengahan 60-an, pengembangan teknologi kamera 16mm dan 35 mm yang
semakin canggih serta ringan makin menambah fleksibilitas para pengusung Direct Cinema.
Sejak awal 60-an, hampir semua dokumenter telah menggunakan teknik kamera handheld
untuk merekam segala peristiwa. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter