|
53
2. Memungkinkan
frequent
users
menggunakan
shortcuts,
pengguna
yang
sudah
sering
menggunakan aplikasi
menginginkan kecepatan
dalam
mengakses
fungsi
yang
diinginkan. Jadi
dibutuhkan
tingkat
interaksi
yang pendek atau singkat dan langsung menuju ke fungsi tersebut.
Untuk itu, perlu disediakan tombol spesial atau perintah tersembunyi.
3. Memberikan
umpan
balik
yang
informatif,
untuk
memberikan
informasi
kepada
pengguna
sesuai
dengan
aksi
yang
dilakukannya. Umpan
balik
bisa berupa konfirmasi atau informasi atas suatu aksi.
4. Merancang dialog
untuk
menghasilkan keadaan akhir, adanya keterangan
atas
akhir
dari
suatu
proses
dan
aksi
untuk
membantu pengguna
mengetahui keberhasilan aksi yang telah dilakukan.
5. Memberikan pencegahan kesalahan dan
penanganan kesalahan
yang
sederhana,
dengan
cara
memberikan instruksi
yang
sederhana,
konstruktif dan spesifik untuk perbaikan.
6. Mengijinkan
pengembalian
aksi
(undo)
dengan
mudah, sehingga
bila
terjadi kesalahan aksi dapat dikembalikan ke semula.
7. Mendukung
internal
focus
of
control,
pengguna
menguasai
sistem,
sehingga
mereka
merasa
menguasai sistem
tersebut.
Sistem
yang
tidak
terduga dan sulit dalam melakukan suatu aksi akan menyulitkan user.
8. Mengurangi
beban
ingatan
jangka
pendek,
keterbatasan
memori
pada
manusia harus
diatasi
oleh
program
dengan
tidak
banyak
membuat
pengguna melakukan proses penyimpanan memori.
|