![]() 23
dihitung
berdasarkan
dua
parameter,
yaitu
jarak
relatif
antara
pasangan
piksel
d
yang
diukur dalam angka piksel dan orientasi relatif f.
GLCM
merupakan metode statistik
untuk
menghitung probabilitas co-occurance
dari
fitur
tekstural.
Misalkan diberikan
citra dengan
f(x,y)
berukuran
L®
x
L©
dengan
set
tingkat keabu-abuan
Ng
,
menetapkan matriks p(i,j,d, f)sebagai
P(i,j,d, f) = card { ((x¹,y¹),(x²,y²)) ? L®
(L®
x
L©
)
x (L®
x L©)
(x²,y²) =(x¹,y¹) + (d cos 0,
d sin 0)
f(x¹,y¹) = i, f((x²,y²) = j,,0 =i,j < Ng}
dimana
d
menunjukkan
jarak
antara
piksel
(x¹,y¹)
dan
(x²,y²)
di
dalam
citra
f
menunjukkan orientasi
jajaran (x¹,y¹)
dan
(x²,y²),
dan
card
{?}
menunjukkan
nomor
dari
elemen-elemen di dalam set.
Gambar 2.2.5 Proses untuk mendapatkan matriks GLCM
Citra
I
pada
citra
di
atas
diubah
menjadi matriks
GLCM,
di
mana
nilai
matriks
GLCM didapat dengan
mengkalkulasikan jumlah setiap pasangan
nilai piksel
bertetangga pada citra I
dengan
jarak d.
Contoh di
atas
nilai
piksel pada sudut kiri
atas
bernilai 1
dan
di
sampingnya bernilai 1,
kemudian dihitung banyaknya pasangan piksel
yang bernilai [1 1]. Dimensi matriks GLCM adalah sebesar n x n, di mana n adalah nilai
|