Home Start Back Next End
  
23
Menurut  Bourgeois  (2005)  AHP  umumnya  digunakan  dengan  tujuan
untuk   menyusun  prioritas  dari  berbagai  alternatif/pilihan  yang  ada  dan
pilihan-pilihan  tersebut  bersifat  kompleks  atau  multi  kriteria.  Secara  umum,
dengan  menggunakan  AHP,  prioritas  yang  dihasilkan  akan  bersifat  konsisten
dengan  teori,  logis,  transparan,  dan  partisipatif.   Dengan  tuntutan  yang
semakin  tinggi  berkaitan  dengan  transparansi  dan  partisipasi,  AHP  akan
sangat  cocok  digunakan  untuk  penyusunan  prioritas  kebijakan  publik  yang
menuntut transparansi dan partisipasi.
Selanjutnya  Saaty  (2001)  menyatakan  bahwa  proses  hirarki 
analitik(AHP)menyediakan  kerangka  yang  memungkinkan  untuk 
membuatsuatu keputusan efektif atas isu kompleksdenganmenyederhanakan   dan
mempercepat  proses  pendukung  keputusan.  Pada  dasarnya  AHP  adalah  suatu
metode dalam  merinci  suatu situasi  yang kompleks,  yang terstruktur kedalam
suatu  komponen-komponennya.  Artinya  dengan  menggunakan  pendekatan
AHP kita dapat memecahkan suatu masalah dalam pengambilan keputusan.
 
2.4.2 
Prinsip Kerja AHP
Prinsip  kerja  AHP  adalah  penyederhanaan  suatu  persoalan  kompleks
yang tidak terstruktur, stratejik, dan dinamik  menjadi  bagian-bagiannya, serta
menata  dalam  suatu  hierarki.  Kemudian  tingkat  kepentingan  setiap  variable
diberi  nilai  numerik  secara  subjektif  tentang  arti  penting  variabel  tersebut
secara  relatif  dibandingkan  dengan  variabel  lain.  Dari  berbagaipertimbangan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter