Home Start Back Next End
  
11
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Teori Retail
2.1.1 Bisnis Ritel
Kata ritel berasal dari bahasa Perancis, ritellier
, yang berarti memotong
ataumemecah sesuatu. Usaha ritel atau eceran (retailing) dapat dipahami sebagai
semuakegiatan yang terlibat dalam penjualan
barang atau jasa secara langsung
kepadakonsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan penggunaan
bisnis.Ritel jugamerupakan perangkat dari aktivitas-aktivitas bisnis yang
melakukan penambahannilai terhadap produk-produk dan layanan penjualan
kepada para konsumen untukpenggunaan atau konsumsi perseorangan maupun
keluarga.Seringkali orang-orangberanggapan bahwa ritel hanya berarti menjual
produk-produk di toko.Tetapi, riteljuga melibatkan layanan jasa, seperti jasa
layanan antar (delivery service) ke rumahrumah dan tidak semua ritel dilakukan di
dalam toko. (Utami2006, p4)
Menurut Berman dan Evans (2007, p4), ritel meliputi kegiatan usaha yang
terlibat dalam penjualan barang dan jasa kepada konsumen untuk keperluan
pribadi, keluarga, atau rumah tangga.Para peritel berupaya memuaskan kebutuhan
konsumen dengan mencari kesesuaian antara barang-barang yang dimilikinya
dengan harga, tempat, dan waktu yang diinginkan pelanggan.Ritel juga
menyediakan pasar bagi para produsen untuk menjual produk-produk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter