Home Start Back Next End
  
28
2.2.2 
Konsep
Kreatif
Menurut
arti
aslinya,
kreativitas
adalah
kemampuan 
dalam
menciptakan
sesuatu
(the
ability
to create).
Tapi
kemudian
dalam
penggunaannya
berkembang
sesuai
penerapan.Konsultan 
organisasi 
dan 
usaha,Trevor 
Bentley, 
dalam 
bukunya 
Sharpen
Your 
Team's   Skill 
in  Creativity 
(1997) 
menulis 
bahwa 
kreativitas 
adalah 
membuat
sesuatu
yang baru atau
mengolah
yang
lama
supaya
menjadi
baru
(Latuconsina
,Hudaya,
2010 : 27).
Aliran
pemikiran
modern
yang umumnya
diilhami
oleh
pencerahan
spiritual,
memahami
kreativitas
bukan
semata
kemampuan
menciptakan
sesuatu
yang
baru atau
mengolah
yang
lama
supaya
menjadi
baru,
melainkan
harus
ada
nilai
tambah
yang
baru
(manfaat
dan
mashalat 
yang
lebih
banyak).
Kita
tidak
disebut
orang
kreatif
kalau
baru
bisa 
mengutak 
atik 
sesuatu 
namun 
manfaat 
dan  mashalatnya 
belum 
terbukti
(Latuconsina,
Hudaya,
2010:
27).
Memang,
untuk
menjadi
orang kreatif
itu
dibutuhkan
keberanian
mengotak-atik
sesuatu,
keberanian 
melakukan 
kesalahan,
keberanian  bereksperimen,dan 
bereksplorasi.
Tapi
ini semua
adalah
proses
untuk
mencapai
tujuan,
bukan
tujuan
itu
sendiri.Menurut
pengalaman 
Arthur 
Koestler,
filsuf,
jurnalis
dan
novelis
asal
Bulgaria,
setiap
tindakan
kreatif
itu
selalu
berawal
dari
pembebasan
diri
dari
belenggu
persepsi
dan
kepercayaan
lama
yang telah
mengakar
kuat
(Latuconsina,
Hudaya,
2010
:28).
Dalam literatur
psikologi,
kreativitas
termasuk
kualitas
mental. Maksudnya
kreativitas
itu
bukan
kecerdasan
atau
bakat
yang
berarti
diberikan
Tuhan
secara
berbeda­
beda
kepada  orang 
yang  berbeda.  Kualitas 
mental 
itu  adalah  kapasitas 
yang
melekat
pada
semua
manusia  dari
sejak
lahir
dan
diberikan  kepada
semua  orang.
Bedanya,ada
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter