Home Start Back Next End
  
29
yang
mau
meningkatkan 
kualitas  dari  kapasitas 
itu
dan
ada 
yang  tidak
mau.
Itu
saja
(Latuconsina,
Hudaya,
2010
:29).
Berikut
saran
Jim
Rhon,
pakar
filsafat
bisnis
dari
Amerika
agar
kita
bisa
kreatif
dalam
mengembangkan 
diri
(Rejleksi 
Kehidupan,A.N.Ubaedy
& Imam
Ratrioso,
2005)
(Latuconsina,
Hudaya,
2010: 38):
1.  Apa
yang anda
lihat dengan
mata kepala
anda dan
mata pikiran
anda (What
you
see)?
2.
Bagaimana
Anda
melihat
(
How you
see ) ? Apakah
anda
sedang
menggunakan
lensa
positif atau
Anda sedang
menggunakan
lensa
negatif?
3.
Apa
yang
akan
Anda
lakukan
dari apa
yang
Anda
lihat
(
What
will
you
do from what
you see)?
Karena  kreativitas 
itu
merupakan
faktor  penting
dalam
mengembangkan 
bakat
dan  potensi 
diri, 
maka 
walaupun 
semua  orang  sebetulnya 
punya 
bakat  dan  potensi,
hanya 
sedikit 
yang 
menjadi 
orang 
yang 
berbakat 
dan 
berprestasi 
dengan 
bakatnya
Menurut
Joseph
Renzulli,
psikolog
pendidikan
dari
Amerika,
ciri-ciri
orang
yang
sudah
berbakat
itu adalah
(Latuconsina,
Hudaya,
2010: 38):
1.  Punya
kemampuan  
yang 
luar 
biasa 
(above-average)   dalam
bentuk 
kelebihan 
di
bidang tertentu
(khusus)
atau
bidang
umum.
2.
Punya
kemampuan 
yang
bagus
dalam
menangani
suatu
pekerjaan  atau
urusan
yang
ditunjukkan
melalui
komitmen
atau
motivasi
tinggi.
3.
Punya  kreativitas 
yang
tinggi
:
tidak
pantang
menyerah,
tak
mudah
terkendala,
dan
selalu
berusaha
menemukan
berbagai cara
yang cocok
untuk
mengembangkan
diri.
Bahkan  kalau 
melihat  kisah  hidup  para
penemu 
yang  telah 
mengubah  dunia,
mereka   temyata  
bukan   saja   pintar,   melainkan   kepintaran  
yang 
dibarengi   dengan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter