|
24
Essoussi
(2009,
p453-454)
dalam
Qualitative
Market
Research
:
An
International
Journal
mengatakan bahwaCustomer Trust Orientation sangat bergantung pada
kepercayaan akan produk yang berkualitas dan informasi yang disampaikan akurat.
Menurut Costabile dalam Jurnal Manajemen dan kewirausahaan
vol.6,
no.2 (2004),
Kepercayaan
konsumen
(customer
trust) didefinisikan
sebagai persepsi akan
kehandalan
dari
sudut
pandang
konsumen
didasarkan
pada
pengalaman,
atau
lebih
pada urutan-urutan transaksi atau interaksi yang dicirikan oleh terpenuhinya harapan
akan kinerja produk dan kepuasan.
Menurut
Graham Dietz
dan
Dianne
N
den
Hartog
dalam Jurnal
Measuring
Trust
Inside Organization (Personnel Review, 2006, vol.35, no.5),
menyebutkan bahwa
kepercayaan memiliki 2 bentuk konsep, yaitu :
1.
Trust
is
a
subjective,
aggregated
and
confident
set
of
beliefs
about
the
other
party
and
ones
relationship
with
her
or
him,
which
lead
to
assume
that
tehe
other
partys
likely
actions
will
have
positive
consequence
for
oneself.
Yang
artinya kepercayaan bersifat
subjektif, tertimbang dan keyakinan pada pihak
lain
dalam suatu
hubungan
sehingga
timbul
asumsi
bahwa
apapun
tindakan
yang
diambil pihak lain tersebut hanya akan bcerakibat positif bagi orang tersebut.
2. Trust
is
the
decision
to
actually
trust
the
other
party. Yang
artinya
kepercayaan merupakan suatu keputusan untuk seutuhnya mempercayai orang
lain.
|