Home Start Back Next End
  
25
“Kepercayaan melibatkan kesediaan seseorang untuk bertingkah laku tertentu karena
keyakinan  bahwa  mitranya  akan  memberikan  apa  yang  ia  harapkan  dan  suatu
harapan yang umumnya dimiliki seseorang bahwa kata, janji, atau pernyataan orang
lain dapat dipercaya” (Barnes 2003, p148).
Worchel
(1997) seperti dikutip oleh Darsono (2007, p41) mendefinisikan trust
sebagai kesediaan
(willingness) individu
untuk
menggantungkan dirinya pada pihak
lain  dengan  resiko  tertentu.  Moorman,  Deshpande,  dan  Zaltman  (1993)  seperti
dikutip Darsono (2007, p41) bahwa kepercayaan adalah kesediaan individu untuk
menggantungkan
dirinya
pada
pihak
lain
yang
terlibat
dalam pertukaran
karena
individu
mempunyai
keyakinan
kepada pihak
lain.
Kedua
pendapat
menekankan
unsur kesediaan dan keyakinan.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepercayaan itu akan muncul apabila
seseorang yakin bahwa mitranya akan memberikan tindakan yang positif atau sesuai
dengan harapan.
2.4.1.1 Konsep Kepercayaan
Konsep
kepercayaan
menurut
Soetomo
(2002) yang
diambil
dari
Jurnal
Marketing
dan
Kewirausahaan
Vol.5,
No.2
(2004), ada
5
tindakan
yang
menunjukan
suatu
kepercayaan :
1.   Menjaga hubungan
2.   Menerima pengaruh
3.   Terbuka dan komunikasi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter