Home Start Back Next End
  
60
2.1.8.4 Use Case Diagram
(Mathiassen
et
al.,
2000,
p119)
Diagram use
case
digunakan
untuk
menunjukkan
hubungan antara actor (aktor) dan use cases, serta
menggambarkan
fungsionalitas
yang
diharapkan
dari
sebuah sistem.
Aktor
adalah
suatu
abstraksi
dari pengguna atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem sasaran Use case
didefinisikan sebagai suatu pola
interaksi
antara sistem tersebut dan aktor dalam
application domain. (Mathiassen et al., 2000, p129) Use case diagram dapat
menunjukkan use-case groupings, dimana seorang actor dapat berpartisipasi pada
semua
use
case
dalam sebuah
use
case
diagram yang
merepresentasikan
area
fungsionalitas
tertentu
dalam
sistem.
(Bennett
et
al.,
2005,
p35)
Seperti 
semua
UML 
model, 
use  case 
model  dapat  diorganisasikan  dalam  package sebagai
bagian dari model management view.
(Bennett et al., 2006, p145) Use case adalah deskripsi dari fungsionalitas
sistem
dari 
perspektif 
pengguna/user. 
Use 
case 
diagram 
digunakan 
untuk
menunjukkan  fungsionalitas  yang  disediakan  sistem  dan  untuk  menunjukkan
user
mana
yang
akan
berkomunikasi
dengan
sistem dalam menggunakan
fungsionalitas tersebut.
(Bennett
et
al.,
2006,
pp148-149)
Hubungan
yang
lebih
jauh
pada
use
case
diagram ditunjukkan
dengan
<<extend>>
dan
<<include>>.
<<extend>>
digunakan ketika ingin
menunjukkan bahwa
sebuah
use
case
menyediakan
fungsionalitas tambahan yang mungkin dibutuhkan di use case yang lain.
Comment dapat ditambahkan
untuk
menjelaskan condition dan extension 
point.
<<include>> 
dipakai 
ketika 
ada 
rentetan 
behavior 
yang 
sering
digunakan
dalam
beberapa
use
case
dan
untuk
menghindari
pengulangan
deskripsi
yang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter