|
19
2.1.5
7C Framework
7C framework adalah sebuah kerangka kerja yang banyak digunakan sebagai
panduan
untuk
merancang
customer
interface
dalam web
pemasaran
online
(e-
marketing). Interface
adalah
representasi
virtual
dari
nilainilai
yang
dipilih
oleh
perusahaan (Rayport & Jaworski, 2003, p150-151).
Kesuksesan bisnis tidak hanya bergantung kepada
seberapa baik perusahaan
dapat
mengimplementasikan
setiap
elemen 7C framework,
tetapi
juga
kepada
seberapa baik semua elemen tersebut bekerja bersamasama
untuk
mendukung
nilai
dari proposisi dan model bisnis perusahaan. Dua konsep yang dapat membantu
pemahaman pengembang sistem
mengenai bagaimana
mensinergikan semua elemen
7C framework adalah fit dan reinforcement. Fit adalah seberapa baik
setiap elemen
7Cs
secara
individual
mendukung
model
bisnis.
Reinforcement
mengacu
kepada
tingkat konsistensi antar setiap elemen 7Cs (Rayport & Jaworski, 2003, p153).
Berdasarkan kajian analisis perbandingan yang telah dilakukan oleh Lee dan
Bensabat pada
tahun 2004, 7C framework juga dapat diterapkan dalam perancangan
interface sebuah aplikasi mobile dengan
mengembangkan framework yang
telah ada
ke dalam konteks mobile (Pousttchi & Wiedemann, 2010, p347-348).
Berikut ini adalah tujuh elemen yang ada di dalam 7C framework (Rayport &
Jaworski, 2003, p154-182), antara lain :
1. Context,
Context,
atau
look
and
feel
dari
sebuah
tampilan
antar
muka
dengan
pengguna dapat dikategorikan ke dalam beberapa kriteria, antara lain :
|