|
22
Menurut
Fullerton (2008, p43), game
adalah sebuah sistem
formal yang tertutup, yang membawa pemain ke dalam konflik
yang terstruktur dan menyelesaikan ketidakpastian dengan hasil
yang tidak sama.
Menurut
David Parlett (2008), game
adalah sesuatu yang
memiliki akhir dan cara untuk mencapainya, artinya ada tujuan,
hasil, dan serangkaian peraturan dalam mencapai kedua hal
tersebut.
Menurut Katie Salen dan Eric Zimmerman (2003, p.80), game
adalah suatu sistem di mana pemain terlibat dalam konflik buatan,
ditentukan oleh aturan, dan menghasilkan sesuatu yang terukur.
2.1.3.2
Elemen-elemen Game
Sebuah game
memiliki banyak elemen-elemen penting yang
menyusunnya. Menurut
Schell (2008, p41) mengatakan ada 4
elemen terpenting yang menyusun sebuah game :
1.
Mechanic
Mechanic
adalah aturan, batasan, dan prosedur yang berlaku
pada sebuah game. Mechanic
menentukan tujuan pemain, apa
yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan itu dan apa yang
tidak dapat dilakukan. Sebuah game
dapat memiliki mechanic
yang unik dan mungkin berbeda dengan keadaan di dunia nyata.
Semua yang terjadi di dalam sebuah game diatur dan dibatasi
oleh elemen ini.
2.
Story
Story atau cerita adalah kejadian berurutan yang terjadi di dalam
sebuah game. Cerita dapat berbentuk linear dan pre-scripted atau
bercabang dan muncul tiba-tiba. Cerita dalam sebuah game akan
menunjukkan tujuan pemain, apa yang terjadi selama permainan,
dan bagaimana akhir dari game tersebut. Sebuah game
dengan
|