|
21
antarmuka menanggapi segala
aksi yang dilakukan pengguna.
Aksi antarmuka yang mengejutkan, urutan entri data yang
membosankan, ketidakmampuan untuk mendapatkan
informasi
tertentu, dan ketidakmampuan untuk melakukan aksi yang
diinginkan menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpuasan.
8.
Mengurangi beban ingatan jangka pendek
Keterbatasan otak manusia dalam
menangkap informasi,
khususnya dalam
jangka pendek membutuhkan sistem yang
menampilkan informasi secara sederhana, konsolidasi penampilan
halaman yang lebih dari satu atau banyak, pengurangan frekuensi
pergerakan window, dan pelatihan yang cukup dialokasikan untuk
kode, mnemonic, dan urutan aksi.
Game
Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai teori game
antara lain :
2.1.3.1
Pengertian Game
Menurut
Rogers (2010, p3), game
adalah sebuah aktifitas
yang memerlukan setidaknya satu orang pemain, memiliki aturan,
dan memiliki sebuah kondisi kemenangan.
Menurut
Schell (2008, p34), game
memiliki kualitas-kualitas
yang membedakan game
dengan aktifitas lainnya. Game
harus
diikuti secara sukarela, memiliki tujuan, konflik, dan aturan, ada
pihak yang menang dan kalah, interaktif, memiliki tantangan, dapat
menciptakan suatu nilai internal sendiri, dapat membuat pemain
terlibat, dan merupakan sebuah sistem formal yang tertutup. Sebuah
game
memiliki masalah untuk diselesaikan, namun tidak semua
masalah adalah sebuah game. Berdasarkan hal ini serta seluruh
kualitas dari sebuah game, Schell (2008, p37) menyimpulkan
bahwa game
adalah sebuah aktifitas penyelesaian masalah yang
menggunakan sikap bermain sebagai pendekatannya.
|