|
11
Aset !azinmya
dibagi ke
dalam
kelompok
dalam
rangka
penyajian
di
neraca.
Dua
dari
kelompok
tersebut
adalah aset
lancar
dan
aset
tetap yang
biasanya terdiri atas properti, pabrik, dan
peralatan.
Kas
dan
aset
lainnya
yang
diharapkan
akan
dikonversi
menjadi
kas
atau dijual atau
dipakai
habis
dalam
satu
tahun atau kurang,
dalam
operasi
bisnis
yang
normal, disebut
aset
lancar
(current asset).
Selain
kas,
aset
lancar yang
biasanya
dimiliki
oleh
perusahaan
jasa
adalah
wesel
tagih,
piutang
usaha,
perlengkapan,
dan
beban
dibayar
di
muka
lainnya.
Sumber
daya
fisik
yang
dimiliki
serta
digunakan
oleh
bisnis
dan bersifat
permanen
atau tahan
lama
disebut aset tetap (fzxed assets
atau
plant
assets).
Dalam
pengertian
tertentu,
aset
tetap
adalah
jenis
beban yang
ditangguhkan
jangka
panjang.
Contph aset
tetap yaitu
tanah,
peralatan
gedung,
peralatan toko,
peralatan
kantor,
mesin-mesin,
dangedung.
Berkurangnya
kemampuan
aset
untuk
menghasilkan
manfuat
disebut
penyusutan
atau
depresiasi
(depreciation).
Semua
aset
tetap,
kecuali
tanah,
akan
kehilangan kemampuan
untuk
menghasilkan
manfaat.
Menurunnya
kemanfaatan
suatu
aset
yang
digunakan
dalam
menghasilkan
pendapatan
dicatat
sebagai
beban. Akan
tetapi,
penurunan
manfaat
tersebut
untuk
aset
tetap
sulit
diukur.
Untuk
alasan
ini,
sebagian
biaya
dari aset tetap
dicatat
sebagai
beban
setiap
tahtm
selama masa
manfaatnya. Behan periodik
ini
disebut beban
penyusutan
atau
beban depresiasi (depreciation expenses). Biaya, akumulasi
|