|
11
kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi di
atasnya, yaitu sekolah dasar (SD) atau yang sederajat.
Pendidikan Taman kanak
kanak (TK) sebagaimana dinyatakan
dalam Undang
undang RI (2003 : 20,
pasal 28 ayat 3) tertulis
merupakan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang
bertujuan membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik
psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai agama, sosial, emosional,
kemandirian, kognitif, bahasa, fisik/motorik dan seni untuk siap
memasuki sekolah dasar.
Dalam Peraturan Pemerintah (1990 : 27, Bab I pasal 1 ayat 2)
dinyatakan bahwa Taman kanak kanak adalah satu bentuk pendidikan
pra-sekolah yang menyediakan program pendidikan dini bagi anak usia 4
sampai memasuki pendidikan dasar.
2.1.1.1 Sejarah
Istilah kindergarten
( kinder
= anak, garten
= taman) atau taman
kanak-kanak mulai dikenal setelah Friedrich Wilhelm Frobel
(1782-
1852) seorang ahli pendidikan, mendirikan Kindergarten di Jerman pada
1837. Sebagai orang pertama yang memperkenalkan Kindrgarten
System, Froble
percaya bahwa esensi pendidikan anak usia dini adalah
pada aktivitas diri anak itu sendiri dan bermain.
Pemikiran tentang pentingnya pendidikan khusus bagi anak usia
dini sesungguhnya juga sudah dilontarkan jauh sebelumnya oleh para
filsuf dan tokoh pendidikan seperti Marthin Luther
(1483-1546), Jhon
|