Start Back Next End
  
25
d)
Diri keluarga (family self)
Merupakan perasaan dan harga diri seseorang sebagai anggota
keluarga dan di tengah-tengah temanteman dekat. Bagian ini
menunjukkan seberapa jauh perasaan seseorang terhadap dirinya
sebagai anggota keluarga dan terhadap peran maupun fungsi yang
dijalankannya selaku anggota keluarga.
e)
Diri sosial (social self)
Merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya dalam
berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan lebih luas.
2.2.4.
Pembentukan Konsep Diri 
Perkembangan konsep diri merupakan suatu proses yang terus
berlanjut di sepanjang kehidupan manusia. Symonds (dalam Agustiani,
2006) menyatakan bahwa persepsi tentang diri tidak langsung muncul
pada saat individu dilahirkan, melainkan berkembang secara bertahap
seiring dengan munculnya kemampuan perseptif. Selama periode awal
kehidupan, perkembangan konsep diri individu sepenuhnya didasari oleh
persepsi mengenai diri sendiri. Lalu seiring dengan bertambahnya usia,
pandangan mengenai diri sendiri ini mulai dipengaruhi oleh nilai-nilai
yang diperoleh dari interaksi dengan orang lain (Taylor dalam Agustiani,
2006).
Mead (dalam Calhoun & Acocella, 1995) menjelaskan bahwa
konsep diri berkembang dalam dua tahap: pertama, melalui internalisasi
sikap orang lain terhadap kita; kedua melalui internalisasi norma
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter