|
13
BAB II
Bab ini merupakan uraian dari definisi dan teori yang relevan sebagai
landasan berpikir penulis dalam penelitian mengenai keterkaitan konformitas
teman sebaya, konsep diri, dan kenakalan remaja.
Dalam hal ini berada di
lingkungan remaja Sekolah Menengah Atas.
2.1.
2.1.1.
Pengertian Konformitas Teman Sebaya
Peer atau teman sebaya adalah anak-anak atau remaja dengan
tingkat usia atau tingkat kedewasaan yang sama (Santrock, 2006).
Konformitas teman sebaya secara operasional
didefinisikan sebagai
keinginan individu untuk mengikuti aktivitas dan kecenderungan teman
sebaya mereka (Santor, Messervey, Kusumaker, 2000). Pada Monks
(2004) konformitas pada remaja terhadap kelompok teman sebaya terjadi
karena dalam perkembangan sosialnya, remaja mulai memisahkan diri dari
orangtua dan menuju ke arah teman-teman sebaya.
Dalam Susilowati (2011)
disebutkan bahwa teman sebaya
berfungsi sebagai penyedia informasi mengenai dunia di luar keluarga.
Dari kelompok teman sebaya, remaja menerima suatu umban balik tentang
potensi yang ia miliki, dan belajar mengenai apakah perilakunya lebih
baik, sama baiknya, atau bahkan lebih buruk dari remaja lainnya. Situasi
|