|
41
namun tanpa lingkungan pendidikan yang sesuai remaja tidak
mampu mencapai perkembangan neurologis dan
tidak mampu
diarahkan untuk dapat berpikir rasional. Kemampuan kognitif yang
diperlihatkan oleh remaja sangat dipengaruhi oleh pengalaman
masa lalunya, pendidikan formal yang ia dapat, dan motivasi.
Djiwandono (2005) menjabarkan dalam teori perkembangan
kognitif Piaget, masa remaja adalah tahap transisi dari penggunaan
berpikir konkret secara operasional ke berpikir formal secara
operasional. Remaja mulai menyadari batasan-batasan pikiran
mereka. Mereka berusaha dengan konsep-konsep yang jauh dari
pengalaman mereka sendiri.
c)
Perkembangan Psikososial
Soetjiningsih (2004) menjelaskan mengenai masa remaja
yang identik dengan kematangan seksualnya menjadi hal yang
sangat berperan penting dalam perkembang psikososialnya.
Kematangan seksual yang diiringi dengan perubahan bentuk tubuh
apabila tidak diketahui oleh remaja dengan baik dapat
menimbulkan kecemasan dalam dirinya. Kecepatan kemajuan
kematangan seksual yang berbeda pada setiap individu bisa
menjadikan seorang remaja 18menjadi merasa berbeda dan tidak
mau bergaul dengan teman sebayanya. Contohnya pada anak
perempuan yang mengalami kematangan seksual lebih dulu akan
merasa dirinya lebih besar dibandingkan dengan teman sebayanya,
|