|
10
termasuk di dalamnya memutuskan tentang rencana-
rencana kegiatan yang akan
dilaksanakan, manfaat yang akan diperoleh, serta bagaimana melaksanakan dan
mengevaluasi hasil pelaksanaannya (Manolang, 2013).
Partisipasi adalah keterlibatan
seseorang dalam
situasi baik
secara
mental, pikiran
atau emosi dan perasaan yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan dalam upaya
untuk memberikan sumbangan
dalam
usaha mencapai tujuan yang
telah
ditentukan dan
ikut bertanggung jawab terhadap kegiatan pencapaian tujuan tersebut (Adam, 1993).
2.1.2 Dimensi Partisipasi
Dimensi-dimensi dari partisipasi dalam aktivitas komunitas (Campbell & Jovchelovitch,
2000):
(1) Partisipasi dalam berbagi identitas (shared indetity), di mana komunitas
diartikulasikan atau diaktualisasikan. Identitas dikonstruksi dan direkonstruksi dalam
jangkauan batas-batas struktural dan simbolik yang memungkinkan orang untuk
mengkonstruksi citra (images) tentang dirinya sendiri yang mencerminkan potensi-
potensi dan minat-minatnya. Partisipasi merupakan sebuah tindakan yang secara organik
terkait dengan kesadaran tentang siapa, apa yang diinginkan kelompok komunitas.
Identitas dapat dibentuk, diregenosiasi, bahkan bila perlu diganti.
(2) Partisipasi dalam representasi sosial, yang mengorganisasikan pandangan
tentang anggota komunitas dan memandu penafsiran terhadap realitas dan praktik
sehari-hari. Degan kata lain partisipasi berhubungan dengan bagaimana sebuah
komunitas membangun pengetahuan lokalnya (tentang komunitas itu sendiri) dan
menjadikannya terbagi (shared). Representasi pengetahuan ini tidak pernah terlepas dari
konteks sosial, kultural, dan sejarah yang konkret di mana komunitas tumbuh dan
|