Start Back Next End
  
28
Hal ini bisa berupa ketidakpastian pada leadtime pengiriman,
harga bahan baku, atau komponen, ketidakpastian kualitas, serta
kuantitas material yang dikirim. Sedangkan sumber yang ketiga
adalah ketidakpastian internal yang bisa diakibatkan oleh
kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna,
ketidakhadiran tenaga kerja, serta ketidakpastian waktu maupun
kualitas produksi. Besarnya ketidakpastian yang dihadapi
berbeda-beda.
2.4.     Supply Chain Management
2.4.1Pengertian Supply Chain Management
Supply Chain Management adalah mengelola dan
menyelaraskan entitas, proses dan kegiatan untuk memproduksi
produk dan jasa bagi pelanggan (Sing, 2004, p. 4).
Supply Chain Management adalah ide central dari manajemen
rantai pasokan untuk mengelola arus informasi, bahan, dan jasa dari
pemasok bahan baku melalui pabrik dan gudang ke konsumen akhir
(Jacobs dan Chase, 2011, p. 52).
Supply Chain Management
adalah seperangkat pendekatan
yang digunakan untuk efisiensi dalam mengintegrasikan pemasok,
manufakturm, gudang, dan toko sehingga barang yang diproduksi dan
didistribusikan pada jumlah yang tepat, lokasi yang tepat dan pada
waktu yang tepat untuk meminimalkan biaya seluruh sistem ketika
tingkat pelayan yang memuaskan
(levi, Kaminsky, dan
levi, 2004, p.
2).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter