|
44
1.
Perseteruan di Antara Perusahaan yang Bersaing
Kekuatan ini paling berpengaruh dibandinkan dengan empat kekuatan
lainnya. Strategi yang dijalankan oleh suatu perusahaan dapat berhasil
hanya jika strategi itu memiliki keunggulan kompetitif (competitive
advantange)
dibandingkan dengan strategi yang dijalankan oleh
perusahaan pesaing. Perubahan strategi di sebuah perusahaan dapat
diimbangi serangan balasan, seperti menurunkan harga, meningkatkan
mutu, menambah fitur, menyediakan pelayanan, memperpanjang garansi,
dan meningkatkan iklan.
Intensitas persaingan di antara perusahaan yang bersaing cendetung
meningkat ketika jumlah pesaing bertamba, ketika perusahaan yang
bersaing menjadi setara besarnya dan kemampuannya, ketika permintaan
produk industri menurun, dan ketika potongan harga menjadi biasa.
Persaingan juga bertambah jika konsumen dapat dengan mudah berganti
merek; jika hambatan untuk meninggalkan pasar tinggi; jika biaya tetap
tinggi; jika produk mudah rusak; jika perusahaan pesaing memiliki
strategi, asal dan
budaya yang berbeda; serta jika merger dan akuisisi
biasa terjadi dalam industri. Ketika pesaingan di antara perusahaan
meningkat, laba industry menurun, dan dalam beberapa kasus sampai
industri tersebut menjadi tidak menarik.
2.
Potensi Masuknya Pesaing Baru
Ketika perusahaan baru dapat dengan mudah masuk ke industri
tertentu, sudah pasti intensitas persaingan diantara perusahaan meningkat.
Hambatan
hambatan terhadap masuknya pesaing baru bisa berupa
pentingnya memperoleh skala ekonomi dengan cepat, pentingnya
|