|
11
dilaksanakan secara efektif. Kepemimpinan yang efektif
memerlukan kemampuan untuk menggerakkan dan memotivasi
orang lain agar mau melaksanakan perintah
2.
Fungsi konsultif
Fungsi ini bersifat komunikasi dua arah. Pada tahap pertama
dalam usaha menetapkan keputusan, pemimpin kerap kali
memerlukan bahan pertimbangan yang mengharuskannya
berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya yang dinilai
mempunyai berbagai bahan informasi yang diperlukan dalam
menetapkan keputusan. Tahap berikutnya konsultasi dari
pimpinan pada orang-orang yang dipimpin dapat dilakukan
setelah keputusan diteteapkan dan dalam pelaksanaan. Konsultasi
ini dimaksudkan untuk memperoleh masukan berupa umpan
balik (feedback) untuk memperbaikin dan menyempurnakan
keputusan-keputusan yang telah diteteapkan dan dilaksanakan.
Dengan menjalankan fungsi konsultatif dapat diharapkan
keputusan-keputusan pimpinan, akan mendapat dukungan dan
lebih mudah menginstruksikannya sehingga kepemimpinan
berlangsung efektif.
3.
Fungsi partisipasi
Dalam menjalankan fungsi ini pemimpin berusaha
mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam
|