|
15
2.1.3 Gaya Kepemimpinan Otoriter
Menurut Griffin dan Ebert (2007), menjabarkan bahwa tipe
pemimpin otoriter memberikan perintah dan mengharapkan mereka
mematuhinya tnapa ragu-ragu dan peran karyawan sangat lemah
dalam proses pengambilan keputusan (Widiyono & Mukhaer
Pakkanna 2011:70) Pemimpin otoriter memiliki sifat:
Memegang teguh prinsip yang telah ditetapkan
Tidak mau mendelegasikan wewenang
Tidak menyenangi inisiatif atau masukan dari bawahan
Pekerja keras
Bersifat berusaha mendominasi orang lain
2.1.4 Gaya Kepemimpinan Demokratis
Gaya Kepemimpinan Demokratis menurut Widiyono &
Mukhaer Pakkanna (2011:70) diartikan bahwa kepemimpinan jenis
ini memberikan ruang kepada karyawan untuk menyampaikan
keluhan dan keluhan yang dihadapi. Pemimpin dengan gaya
demokratis memiliki sifat:
Mau mendengarkan masukan dari bawahan
Menekankan rasa tanggung jawab
Mampu bekerja sama dengan tiap anggota atau bawahan
Bersifat terbuka
|