|
c.
Pengelola dan karyawan harus berperilaku positif dalam bidang hygiene dan sanitasi
(membuang limbah/sampah tepat pada tempat yang telah ditentukan, tidak meludah di
sembarang tempat, tidak merokok pada waktu memberikan pelayanan)
d.
Pengelola dan karyawan harus memberi anjuran, peringatan kepada
pengunjung/pelanggan untuk berperilaku hidup berish dan sehat
e.
Dilarang merokok di lingkungan spa.
4.
Pelaksanaan pelayanan spa
a.
Perawatan dengan hidroterapi
Hidroterapi adalah teknik/cara perawatan tubuh dengan menggunakan bantuan air (hangat,
panas, dingin, uap air, air es) baik diam maupun bergerak (berupa arus/semburan air yang
ditimbulkan secara elektronik/alamiah) dapat memberikan efek pijatan dan stimulasi
jaringan kulit dan otot dengan berbagai keuntungan, antara lain: melancarkan sirkulasi di
seluruh tubuh melalui efek tekanan hidrostatik pada pembuluh darah dan limfe, relaksasi
otot, merangsang pembuangan sampah metabolic/racun dari dalam sel ke aliran darah dan
melalui kulit, mengurangi ketegangan syaraf, serta memberikan relaksasi dan istirahat.
Pada waktu persiapan dan pelaksanaan perawtan hidroterapi perlu perhatian yang cukup
agar sesuai dengan prinsip menerapkan tujuan, manfaat yang akan dicapai dan keamanan
klien.
a.
Persiapan :
1.
Tempat yang akan digunakan dicek kebersihannya, air dan atau larutan yang akan
dipergunakan perlu diatur/apakah sudah sesuai rencana (yang telah diprogramkan)
|