![]() 8
2.9
Perhitungan Interval Waktu Penggantian Pencegahan
2.9.1
Age Replacement
Metode age replacement
merupakan metode yang melakukan
tindakan penggantian dengan melihat umur pakai mesin atau komponen
tersebut. Penggantian dilakukan bila sebuah mesin atau komponen sudah
mencapai batas usia pakai operasi. Jika sudah sampai masa akhir usia pakai
belum terjadi kerusakan maka akan tetap diganti, namun bila kerusakan
terjadi sebelum usia pakai tersebut selesai maka unit pengganti berikutnya
tetap akan diganti sampai usia pakainya habis. Metode ini berbeda dengan
metode block replacement
yang melakukan penggantian pada periode tetap
yang telah ditentukan.
Dalam mencari interval ini, interval (t
p
) yang dipilih
adalah saat D(tp) memiliki nilai yang minimum.
(2.17)
t
p
= interval waktu penggantian pencegahan
T
f
= downtime yang terjadi karena penggantian
T
p
= downtime yang terjadi karena penggantian pencegahan
R(t
p
) = peluang terjadi penggantian pada masa t
p
M(t
p
) = waktu rata-rata terjadinya kerusakan jika penggantian perbaikan pada
masa t
p
2.9.2
Availability
Availability
didefinisikan sebagai peluang sebuah komponen atau
sistem dapat bekerja sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan pada waktu
tertentu yang berada pada kondisi normal (Ebeling, 1997, hal. 6). Sedangkan
menurut Grant (Handbook of Reliability Engineering and Management, 1996,
hal. 1.9)
availability
adalah jumlah waktu dikurangi dengan waktu yang
dibutuhkan untuk melakukan perawatan dan perbaikan.
Tingkat ketersediaan atau availability
dipengaruhi oleh nilai interval
penggantian pencegahan. Untuk menghitung nilai ketersediaannya digunakan
rumus dibawah ini.
(2.18)
Nilai downtime
2.10
Pareto Analysis
Pada pareto analysis
item yang berkaitan diidentifikasi dan diukur
dengan skala yang umum dan diurutkan dari besar ke kecil, sebagai sebuah
distribusi kumulatif. Biasanya 20 persen dari pringkat item menjelaskan 80
persen atau lebih dari total kegiatan secara keseluruhan, maka dari itu biasnya
teknk ini disebut peraturan 80-20. Secara konsep, metode analisa ini berfokus
pada usaha terbesar pada beberapa pekerjaan yang dapat menghasilkan
masaalah yang terbanyak. Pada umumnya, distribusi pareto dapat dirubah
|