|
10
2.12.4
Pemodelan System Requirement
1.
Activity Diagram
Activity diagram berbentuk gambar aliran kerja yang dapat mudah
dimengerti untuk mencatat langkah kerja dari proses bisnis. Activity
diagram merupakan teknik yang efektif untuk mendkumentasikan aliran
dari aktivitas untuk setiap use case scenario (Satzinger, Jacson, & Burd,
2010, hal. 249).
2.
Event Table
Event table
menggambarkan kejadian secara rinci berdasarkan
urutan kejadian yang ada. Setiap baris pada sebuah event table mencata
semua informasi tentang satu kejadian dan use case
yang ada (Satzinger,
Jacson, & Burd, 2010, hal. 168).
3.
Use Case Diagram
Use case
adalah aktivitas dari sistem, biasanya dalam bentuk
respon atau tanggapan dari sebuah permintaan dari pengguna dari sistem
(Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal. 242).
4.
Domain Model Class Diagram
Class diagram
digunakan untuk menunjukkan class
dari objek
sebuah sistem. Notasi yang ada adalah dari UML, yang menjadi standar
untuk menjadi model
yang digunakan dalam pengembangan sistem
berorientasi objek (Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal. 187).
2.12.5
Pemodelan System Design
1.
First-Cut Design Class Diagram
First-Cut Class Diagram
merupakan pengembangan dari domain
model class diagram. Perbedaannya adalah setiap attribut memiliki nilai
dan adanya penambahan panah navigasi pada setiap hubungan antar
class. (Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal. 309)
2.
Three-Layer Sequence Diagram
Three layer design sequence diagram
merupakan sebuah
gambaran yang menunjukkan hubungan dan aliran antar class. Relasi ini
terdiri dari 3 tahap, yaitu view layer object, business layer classes, dan
data access layer class (Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal. 434).
3.
Updated Design Class Diagram
Updated design class diagram merupakan pengembangan class
diagram dengan penambahan constructor methods, data get and set
methods, use specific methods.
(Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal.
338)
4.
Package Diagram
Package diagram
memungkinkan perancang sistem untuk
menghubungkan class
yang saling berkaitan menjadi satu kelompok yang
sama. Kelompok yang disebut group layer
tersebut dibagi menjadi view
layed, domain layer dan data access layer.
(Satzinger, Jacson, & Burd,
2010, hal. 339)
5.
User Interface
Terdapat delapan aturan emas dalam merancang user interface
yang interaktif, yaitu (Satzinger, Jacson, & Burd, 2010, hal. 541):
Strive for Concistency
|