|
30
merupakan pemilik sebenarnya dari perusahaan yang menanggung resiko dan
mendapatkan keuntungan dari perolehan dividen yang lebih besar apabila kondisi
perusahaan baik dibandingkan pemegang saham preferen. Sedangkan saham
preferen mendapatkan hak istimewa dalam pembayaran dividen dibanding
saham
biasa. Pemegang saham preferen ini memperoleh hal untuk memperoleh dividen
yang tetap setiap tahunnya.
Berdasarkan pengertian diatas, saham (stock atau share) dapat didefinisikan
sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan hukum dalam suatu
perusahaan atau perseroan terbatas. Saham berwujud selembar kertas yang
menerangkan bahwa pemilik kertas adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan
surat berharga tersebut. Saham memberikan indikasi kepemilikan atas perusahaan,
sehingga para pemegang saham berhak menentukan arah kebijaksanaan perusahaan
lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Para pemegang saham juga berhak
memperoleh dividen yang dibagikan oleh perusahaan. Sebaliknya, pemegang saham
pun turut menanggung risiko sebesar saham yang dimiliki apabila perusahaan
tersebut bangkrut.
2.1.9. Analisis Saham
Menurut Athanasius (2012 : 51), analisis saham sangat penting untuk
dilakukan dalam hal berinvestasi. Tujuan kita melakukan analisis terhadap harga
harga saham yang kita minati untuk menjadi altrnatif investasi kita adalah supaya
kita mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan perusahaan
tersebut untuk tumbuh dan berkembang pada masa yang akan datang.
|