Start Back Next End
  
12
BAB 2
LANDASAN TEORI
II.1. Pendahuluan
Pengendalian 
internal merupakan suatu cara untuk menjaga agar perusahaan
tetap pada
profitabilitas
dan jalan menuju pencapaian tujuan, baik misi dan visi
perusahaan serta untuk meminimalkan berbagai kondisi yang tidak diinginkan
perusahaan yang mungkin dapat terjadi seperti halnya kebangkrutan dan kecurangan
atau fraud. Mereka memungkinkan manajemen untuk menangani
dengan cepat
perubahan lingkungan, permintaan pelanggan, dan
restrukturisasi
untuk 
pertumbuhan 
di masa mendatang. Pengendalian internal atau Internal
control
berfungsi untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko kerugian,
memastikan
keandalan laporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan.
Pembahasan  Pengendalian Internal berkaitan erat dengan proses pemeriksaan
akuntansi, sebab untuk dapat memahami secara sepenuhnya dan
sekaligus memberi
masukkan yang bermanfaat, seorang auditor dituntut untuk
memahami pengendalian
internal. Hal ini disinggung oleh Prof. Marco Allegrini
(The Internal Control System
COSO Framework)
yaitu
komponen
pengendalian internal adalah lingkungan
pengendalian,  penaksiran risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan  komunikasi,
dan pengawasan yang menyediakan
informasi penting mengenai risiko penyalah
sajian dalam laporan
keuangan. Para
auditor, dikarenakan harus
mendapat 
pengetahuan yang memadai atas
pengendalian internal untuk merencanakan audit
mereka. Contohnya, pengendalian internal di perusahaan mempengaruhi cara auditor
akan menilai apakah perusahaan
telah melaporkan semua kewajibannya. Auditor
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter