|
17
Ketika para remaja muda ditanyakan apa yang mereka inginkan dari seorang
teman atau bagaimana mereka dapat mengetahui seseorang merupakan sahabat
mereka, mereka sering mengatakan bahwa sahabat akan membagi masalah dengan
mereka, memahami mereka, dan mendengarkan mereka pada saat mereka berbicara
tentang pemikiran dan perasaan mereka sendiri (Santrock, 2003, hal.230).
Karena para remaja berbagi mengenai pemikiran dan perasaan pribadi mereka,
teman dapat menyediakan dukungan selama masa-masa sulit dan stress
(Kail &
Cavanaugh, 2004, hal.277).
2.2 Teori Persahabatan Menurut Okada Tsutomu
Okada (2010, hal.90-92) menyatakan pemikirannya mengenai teori hubungan
persahabatan khususnya persahabatan pada masa remaja.
Persahabatan mengalami perkembangan pada masa remaja, seperti tampak pada
kutipan di bawah ini.
Kutipan:
???????????????????????????????
????????????????????(?????1989)?
Terjemahan:
Pada masa remaja, dituntut hubungan persahabatan yang mendalam, ditandai
dengan meningkatnya keakraban (intimacy)
di antara teman dan dapat
berbagi keluh kesah atau menceritakan masalah-masalahnya yang bersifat
pribadi (Takuma, dkk., 1989).
Selain keakraban (intimacy), persahabatan pada masa remaja memiliki unsur lain
seperti, rasa percaya (mutual trust) dan rasa simpati (sympathy), seperti tampak pada
kutipan berikut ini.
|