|
36
Berdasarkan tiga kategori accounting choice
tersebut dan definisi accounting
choice yang dinyatakan oleh Fields et al
(2001), terkait dengan leasing, maka
manajemen diperhadapkan dengan pilihan
untuk melakukan dan mengelompokkan
lease kedalam operating lease atau finance lease.
2.1.4
Manajemen Laba
Accounting choice juga dapat menjadi alat bagi manajemen untuk melakukan
manajemen laba, walaupun tidak semuanya seperti itu. Kesamaan keduanya adalah
dapat dipakai oleh manajemen untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Schipper (1989)
dalam Subramanyam et al. (2013),
menyatakan bahwa manajemen laba merupakan
suatu intervensi manajemen dengan sengaja
dalam proses penentuan laba, biasanya
untuk memenuhi tujuann pribadi. Manajemen laba dapat terjadi ketika manajer
menggunakan pertimbangan (judgment) dalam pelaporan keuangan dan penyusunan
transaksi untuk merubah laporan keuangan, dengan tujuan untuk memanipulasi
besaran (magnitude) laba kepada beberapa stakeholders
tentang kinerja ekonomi
perusahaan atau untuk mempengaruhi hasil perjanjian (kontrak) yang tergantung
pada angka-angka akuntansi yang dilaporkan
2.1.4.1 Teknik Manajemen Laba
Teknik manajemen laba dapat digolongkan menjadi tiga,
yaitu income
smoothing,
income maximization,
dan
income minimization.
Income smoothing
menurut Subramanyam et al
(2013:132) adalah bentuk manajemen laba dengan
menukarkan pendapatan atau beban dalam dua periode dengan tujuan untuk
menghindari fluktuasi laba. Income maximization
adalah usaha-usaha untuk
memperbesar laba, sebaliknya income minimization adalah upaya manajemen untuk
|