|
35
pada biaya-biaya yang dikeluarkan, manajemen akan memilih metode akuntansi
tersebut.
Sehingga, dapat disimpulkan
bahwa accounting choice
merupakan
keputusan yang diambil manajemen untuk memilih dan
menerapkan suatu metode
akuntansi dengan tujuan untuk memaksimalkan kepentingan perusahaan dan dirinya.
Motivasi yang mendorong manajemen dalam accounting choice
diuraikan dalam
suatu teori yang disebut dengan positive accounting theory. Teori ini membahas
sikap dan perilaku manajemen terhadap praktik-praktik akuntansi dan faktor-faktor
apa saja yang mempengaruhi mereka
dalam memilih metode akuntansi untuk
transaksi ekonomisnya (Priantinah, 2009).
Accounting choice
dapat diperluas menjadi beberapa dimensi.
Dimensi
pertama
adalah dari segi nature of decision maker. Dalam dimensi ini,
accounting
choice
tidak hanya menjadi pilihan kepada para manajer tetapi juga kepada auditor
dan komite audit,
misalnya pilihan auditor ketika diperhadapkan dengan pilihan atas
transaksi akuntansi yang ambigu. Dimensi
kedua adalah dari segi nature of the
choice. Dimensi ini mencakup pilihan antara dua peraturan yang seimbang antara 1
pilihan dengan pilihan lainnya.
Contohnya,
pemilihan asumsi biaya metode FIFO
atau average, dan dapat pula dalam bentuk keputusan untuk melakukan
pengungkapan informasi keuangan
serta keputusan untuk menetapkan waktu atas
suatu peristiwa misalnya penerapan awal atas standar akuntansi yang baru atau
penundaan penerapan. Dimensi ketiga dari accounting choice adalah dalam
pengaruhnya kepada laba perusahaan,
apakah atas accounting choice
tersebut
berpengaruh kepada laba secara langsung atau hanya dalam satu periode saja ataukah
long-term period, misalnya pengklasifikasian biaya penjualan produk sebagai biaya
produk hanya berakibat kepada laba pada satu periode saja.
|